Memukau Wisata Masjid Agung Pondok Tinggi Dengan 8 Foto

Sari Hasanah

bangunan masjid yang luar biasa Ya bisa dibilang peninggalan sejarah karena ini masjid dibangun pada tahun 1874 kalau masalah oke nanti kita coba cek di bagian depan sana ya . Oke kita coba keliling dan ini bangunan ini pakai kayu semua tementemen Oke luar biasa. Hai jadi Umurnya sekarang sekitar 147 tahun Hai Kehna dia ya ini agak miring gitu . Ya Wah . Jadi abis. Pengen sekalian ya Nah dan ini di sini ada satu .

Mah kamu Eh ini Imam Muhammad. di tunggu masjid lamo abad 16 Masehi Wow. tahun 1602 biasa nah ini juga ada satu yang unik temanteman bedugnya ini dari. KMU utuhnya 21 agak kecil diameternya. . Kurang lebih ya berapa nih ya 70an 5 CM. kalau yang ini yang gede kayaknya sih 1 meter lebih lainnya. 1,2 bulan 5 nih kayaknya diameternya dan panjangnya temanteman berapa meter ini ini kayu utuh tementemen. 12345678 m ya Hai 7/8 m . Kayu utuh moh. Halo Kehed luar biasa Nggak kebayang Minggu bangunnya gimana Hai nah tu dia lihat lubangnya Hai dari kayu utuh Hai Nah jadi lihat .

Eh. Hai arsitektur bangunannya yang dari luar nih Hai Oke .

Ini bertingkat gitu ya ini maksudnya bertingkat ini atapnya gitu semuanya dari .

Kayu jadi masih asli hanya di . Renovasi renovasi saja Oke kita coba . Ke sini temanteman Hai 1147 tahun hai. Hai Mbak Makasih Mbak ya Oh ini lagi proses Pak ya tolol kita sudah minta . Izin sama beliau ya sebagai pengurus Masjid nah ini sejarah berdirinya Masjid Agung Pondok tinggi temanteman Hai sebelum tahun 1953 bernama masjid Pondok tinggi tetapi setelah 953 diganti menjadi Masjid Agung Pondok tinggi eh penggantian nama ini diberikan . Oleh wakil presiden RI Muhammad Hatta waktu itu berkunjung ke Kerinci dan masa itu termasuk dalam kabupaten Pesisir Selatan Nah betul temanteman jadi Kerinci itu dulu bagian . Dari Sumatera Barat dan rupanya dulu Sini masuk di Kabupaten pesisir . Selatan Sumatera . Tengah oke sekarang menjadi ini ya bagian dari. Jambi terus oke temanteman hadiah Masjid Agung ini dititipkan pada hari Rabu 1 Jun 18 74. setelah berdiri . Diberi atap ijuk odolnya pakai juga tementemen dindingnya terbuat dari bambu bulat yang ditegakkan . Lantainya dari pelupuh atap ijuk dipakai. sampai tahun 1890 Kemudian . Dari 18 91. sampai . Dengan 1925 atapnya diganti dengan atap banio banyaknya apa ya saya . Juga belum tahu . Konsumen tahun 95 dimulai mengganti atap. Banyu . Dengan atap seng walaupun masih berdinding bambu tetapi sudah digunakan oleh .

BACA JUGA:   Wisata Masjid Mataram Kotagede: Menjelajahi Sejarah Islam Kesultanan Yogyakarta

Masyarakat Pondok tinggi yang mana Pada masa itu berjumlah sembilan puluh Kaka Saloko Haddad Pondok tinggi mengatakan Shalom waktu mungkin . Apa ya semacam petuah . Gitu kali ya oke Ya ini pakai .

Bahasa Kerinci ini artinya Hai . Besok Aku . Senang hati orang Pondok tinggi masjid sudah Belanda oh Ya udah bikin masjid orang Belanda datang

Also Read

Bagikan: